CB Magazine »
Agama
,
Gaya Hidup
»
Ini Dia Penyebab Maraknya Jilboobs
Ini Dia Penyebab Maraknya Jilboobs
Posted by CB Magazine on Saturday, August 9, 2014 |
Agama,
Gaya Hidup
MARAKNYA wanita Muslimah yang mengenakan jilbab gaul seksi yang disebut Jilboobs disebabkan oleh satu hal: ingin tetap dikagumi pria.
Dengan memakai jilboobs, wanita Muslim seakan masih belum total menaati ajaran Islam, karena di satu sisi ingin mengenakan jilbab sebagai kewajiban agama, di sisi lain masih ingin mengikuti tren fashion jilbab berupa busana ketat yang menonjolkan lekuk tubuh.
"Remaja itu sangat gandrung fashion, dan kreatif. Jadi kreatif itu sendiri melihat tren pakai jilbab tengah menjadi tren, artis-artis lain pakai," kata Musni, Sosiolog UIN Syarif Hidayatullah, seperti dikutip merdeka.com.
Walau sudah memakai hijab, namun banyak di antaranya yang ingin tetap menonjolkan bagian-bagian yang dianggap memiliki kelebihan. Hal itulah yang kemudian membuat remaja perempuan masih memilih pakaian-pakaian ketat.
"Kemudian sisi-sisi erotis tetap ditonjolkan untuk menarik perhatian lawan jenis. Ini terjadi di kota-kota besar di tengah kebebasan berekspresi, memakai pakaian modis dari berbagai jenis muncul kreasi-kreasi baru," tandasnya.
Jilboobs mencari perbincangan di dunia maya, terutama media sosial, akhir-akhir ini dengan bermunculannya akun-akun Facebook dan Twitter Jilboobs yang memposting foto-foto wanita berbusana Muslimah namun namun tidak menutupi bagian dadanya dengan jilbab.
"Remaja itu sangat gandrung fashion, dan kreatif. Jadi kreatif itu sendiri melihat tren pakai jilbab tengah menjadi tren, artis-artis lain pakai," kata Musni, Sosiolog UIN Syarif Hidayatullah, seperti dikutip merdeka.com.
Walau sudah memakai hijab, namun banyak di antaranya yang ingin tetap menonjolkan bagian-bagian yang dianggap memiliki kelebihan. Hal itulah yang kemudian membuat remaja perempuan masih memilih pakaian-pakaian ketat.
"Kemudian sisi-sisi erotis tetap ditonjolkan untuk menarik perhatian lawan jenis. Ini terjadi di kota-kota besar di tengah kebebasan berekspresi, memakai pakaian modis dari berbagai jenis muncul kreasi-kreasi baru," tandasnya.
Jilboobs mencari perbincangan di dunia maya, terutama media sosial, akhir-akhir ini dengan bermunculannya akun-akun Facebook dan Twitter Jilboobs yang memposting foto-foto wanita berbusana Muslimah namun namun tidak menutupi bagian dadanya dengan jilbab.
Sedangkan dalam Islam, jilbab atau hijab itu harus longgar, menutup bagian dada, dan tidak menonjolkan lekuk tubuh agar tidak menarik perhatian pria.
Maraknya pemberitaan di media online tentang Jilboobs diharapkan bisa membuka mata hati para penggunanya agar meninggalkan busana seksi tersebut, dan beralih menjadi pemakai jilbab syar'i, yaitu jilbab yang sesuai dengan ajaran Islam.
Di sisi lain, istilah Jilboobs juga dinilai sebagai pelecehan terhadap kaum Muslimah yang berjilbab.*
Top 5 Popular of The Week
-
Cara download lagu favorit di video youtube secara Praktis dan Cepat melalui situs Catch MP3. Caranya: Buka Youtube Buka Catch Mp3 C...
-
100 Lagu Pop Indonesia Terbaik 2014 Utopia - Mencintaimu Sampai Mati Yovie and His Friend feat. Raisa - Mantan Terindah Rossa - Hijrah ...
-
Tata Cara Pendaftaran Bidikmisi Bidikmisi adalah program bantuan biaya pendidikan yang diberikan Pemerintah melalui Direktorat Jendera...
-
JIKA akun pribadi Anda memiliki teman ribuan, sudah layak diubah menjadi Halaman Fans Page Bisnis atau blog (Website). Nanti Anda bisa mem...
-
CB Magazine -- Anda punya burung kenari yang masih "bayi"? Usia 2 bulanan biasanya. Latih dia agar gacor, bersuara merdu, berkicau...

No comments: